Rabu, 16 November 2016

(Travel Blog) Japan Traveling Guide - Jalan jalan ke Jepang

Hello guys,

Kali ini mau cerita sedikit Tips jalan sendiri ke Jepang.
Kmrn aku cewe ber 2 aja ke jepang, cari libur yang pas biar puas. Aku ambil 29 April 2016 - 8 mei 2016
Masak uda jauh + mahal tiket ... Eh cuma 3 hari kan rugi. Minim 7-10 hari lah.

Aku tipe org yg pemalas, ga suka diatur kebetulan travel partnerku juga pny sifat sama.
Jadi kita pastikan ga mau pakai tour.
Aku bukan yang serba tau, tp cukup dapet experience lahhh * lumayan lah ya*



Traveling Tips

1. Hunting tiket murah :

Ya pastinya, traveler kantong tipis pasti nunggu promo tiket.
*Saaamaa eike juga cyin*
Aku dapetnya tiket garuda Indonesia 7,2 jt vs air asia sekitar 5,6 jt Aku pilih garuda, meskipun air asia lbh murah 1jt lebih, air asia belum include bagasi, Garuda uda include Bagasi 46 kg *gilee gue pindahan sekalian aja*.
aku pilih Garuda yg minim transit dan waktu kedatangan pagi. Air asia transitnya ya amppuunn lama sekali d KL.
Wasting time + badan teler. *belom pas transit pakai acara shopping*
Aku beli di Wita tour karena ada promo cicilan 6x. Ga krasa bayarnya kalo cicil.
Rajin-rajin hunting tiket di web www.skyscanner.co.id buat intip harga/ maskapai promo
Yang rekomended lagi JAL, Ana, Cathay, kalau SQ transit tp ga lama.

2. Akomodasi :

- AirBnb:
Saya rekomen banget ini. Kalian bisa pilih kamar sesuai dengan budget, sesuai keinginan karena di jepang apartmentnya unik2.
Mau tidur di Futon (kasur gulungnya Jepang) bisa.
Saran cari yg ranjangnya single bed 2,soalnya d sana double bed ukurannya 120x200. Ya sempit lah kita org indonesia minim 160x200.
Apartment Jepang semua serba minimalis jd kamar mandinya sempit. Trus pilih tempat yang deket station ya, biar kalian ga geret kopernya jauh.
Bagi kalian yang flight pulang ke Bandara Narita, pilih station yang ada jalur Narita Express.
coba lihat web Narita Express
Lokasi yang aku sewa klik link: Shibuya dan Osaka dan aku puas dengan keduanya

- Hostel: ada hotel yang model asrama, shared room atau yang serumah rame2 sama customer lain. banyak yang bilang opsi ini cocok buat traveler backpacker.

- Capsule Hotel: tapi untuk opsi ini saya sarankan tidak bila kalian bawa koper gede-gede, soalnya space kopernya minim. kalau bongkar koper juga agak ribet. kebanyak untuk cowo aja. kalo pengen coba silahkan, mungkin jadi pengalaman baru.

3. Tujuan wisata:

Sebenernya tergantung misi kalian masing-masing. cari temen travelingnya yang punya tujuannya sama.

- Visit Kuil/Shrine: Kebetulan aku bukan tipe yang suka dg hal ini. Tapi kalau ke Jepang harus donk mampir at least 1-2 kuil.
Osaka Castle - waktu Golden week antri parah, jd foto luar aja

Kiyomizudera Temple - Kyoto
Ini the most fave destination, keren banget bangunannya, ditambah lokasinya banyak pohon pohon, kalo lagi sprink jadi pink semua.

Fushimi inari temple - Kyoto
Ini juga keren tempatnya, kulinernya juga buaannya

- Visit bangunan bangunan: Kebetulan temenku anak Sipil dan aku anak Arsitek, jadi minat untuk visit bangunan keren di Jepang sangat tinggi. Foto-foto dan naik escalator tertinggi di dunia (di Umeda Sky Osaka) jadi suatu hal yang membanggakan. sekaligus lihat-lihat sistem bangunan.

View from roof top Umeda Sky building - 172m height

Feel amazed with the gondola system



- Kuliner: Nah ini yang seru, di sana banyak makanan enak. snack-snack unik. Kalian sambil visit Kuil-kuil pasti di sekitar banyak makanan. jangan kuatir gemuk, makanan di sana menurut saya sehat sekali. ditambah kita harus jalan kaki kemana mana dijamin kalori cepet terbakar.  ntar aku tulis blog terpisah untuk bahas kuliner Jepang ya.
Street food di Jepang -hayo tau ini apa?
Ini tu crab stick, tp size jumbo

Ichiran ramen - Osaka ato Tokyo banyak
Buka 24 jam, rasanya ini best ramen in Japan
Manteb polll, tapi sabar antrinya yaa

Nakau resto - jualannya mirip Yoshinoya tapi lebih bervariasi menunya.

Buah buahan - kebetulan kita pecinta buah
Jadi kemarin kita cobain strawberry Jepang yang katanya manis. Menurutku masih ada kecut sedikit tp manisnya dominan.
Denger-denger kalu winter, strawberry jadi manis


- Shopping: Pasti donk, di sana banyak toko tax free untuk turis bila belanja diatas 5000 yen. misal : Donqijuote *cmiiw* trus Matsumoto kiyoshi. kalian bisa abisin waktu berjam-jam karena pengen beli semuanyaaa... T_T

Electronic juga menggiurkan, tp perhatikan listrik di Jepang 110 volt, barang-barang yang dijual juga banyak yang 110 volt aja. Harus jeli cari yg 110 volt/220volt.

- Visit theme park: saya visit Disneysea di Tokyo dan Universal Studio Japan di Osaka.

Disneysea lebih lucu lucu tempatnya shoppingnya jauh lebih murah dari Universal Studio. Saya juga baru pertama ke Disneyland. Cuma permainannya agak childish. Tapi gapapa enjoy aja. Konon Disneyland Jepang lebih bagus dari Disneyland Hongkong. Kedua setelah yg di Amrik.











Universal studio Jepang, keren banget mulai permainan, tempatnya, atraksi.
Oya, aku pas kesana pas Golden week jadi super rame. Agak wasting time 1 wahana 2-3 jam antrinya.  Terutama yang wizarding of Harry Potter. Tapi worth to wait banget.
Saya sarankan, meskipun tidak liburan, kalian beli fast pass aja. Banyak org bilang rame terus, bahkan winterpun juga rame.





Harry potter show - tapi sejak kapan Harry Potter bisa bahasa Jepang

Wizarding of Harry potter - keren kan, tapi sumpah lautan manusia

Bertie Botts candies - Permen segala rasa, sampe rasa kotoran kuping juga ada

Butter beer - ini non alcohol lho, buat anak kecil juga aman.
Rasanya enak mirip rootbeer tapi ada whip cream gt. Jadi krasa oily

 View danau di tengah theme park


4. Transport :

- Naik Kereta/ Bus: ini satu-satunya pilihan sih menurutku. karena paling cepat dan ga bisa dibilang murah. dibanding di Indonesia.
Bisa Beli JR pass dari Indonesia harga cukup tinggi, kalian tidak rugi jika kalian banyak stay di Tokyo (banyak JR station) dan naik Shinkansen Tokyo-Osaka-Tokyo lagi.
Kemarin kebetulan saya sekali jalan aja dari Osaka ke Tokyo jadi kalau dihitung emang jadi mahal. jadi kita putuskan ga beli JR pass.

Aku di Osaka pakai one day pass, jadi jalan seharian keluar masuk stasiun bebas.
Pas ke Kyoto aku juga pakai one day pass Keihan line.
Belinya langsung d stasiun, datang ke officenya. Ntar d bantu.


Ini peta jalur kereta - mirip kaya MRT pada umumnya

Karcis kereta yang beli satuan di vending machine


- Taksi: bukan pilihan, cuma satu kata "Mahal" jangan kira halah mahal berapa. iseng deh cek pakai aplikasi Uber taxi. naik taksi dari Shibuya ke Bandara Narita bisa abis 30.000 yen. atau setara 3 jt an.
Jadi kalau traveling bareng orang yang sudah tua, gampang capek, mohon diperhatikan juga budget ini. karena kasian juga kalau disuruh jalan jauh.

- Shinkansen: jika kalian ada JR pass kalian bisa manfaatkan. Kalau beli langsung, ada 2 pilihan reserved seat dan gerbong yang free seat. kebetulan kita datang pas Golden Week, jadi kuatir juga rame ga dapet seat jadi beli yang reserved seat. harga dari Osaka ke Tokyo kena 14.650 yen (1,5 jt)
tapi bagi yang belom pernah naik, kudu wajib coba.




5. Wifi:

Penting pake banget, bukan sekedar posting foto di instagram ya, whatsapp an. kita butuh buat maps, jadwal kereta. kita ga bisa andalin tanya org karena kendala bahasa. *biasanya orang Jepang sangat helpful lho sama turis, mereka akan berusaha bantu*

- sewa wifi portable:
buat ber rame-rame cocok pakai wifi portable. bisa sewa di pupuru / Japan wireless /  Sakura wifi. bisa compare aja mana yang lebih menguntungkan. Ingat order seminggu sebelum berangkat ya, mereka butuh waktu untuk kirim ke lokasi pengambilan ( bisa diambil di airport/ hotel kita tinggal)
Pengembalian sangat gampang, mereka sudah siapkan amplop untuk kirim balik. tinggal cemplung aja di kotak pos yang ada di bandara

Saya pernah request lewat HIS travel jadi pocket wifi bisa dibawa dari Indonesia, tapi waktu itu mereka ga ada ready dan ga bisa booking.

tips: Cari akomodasi yang sediakan free wifi portable, lumayan buat ngirit budget.



- Beli simcard di vending machine bandara:
Di Bandara Osaka ada 1 mesin vending jual simcard. tapi saya ga ngerti bahasanya. jadi agak ribet.
Bisa juga beli simcard via japan wireless

- Pakai paket Telkomsel/XL/indosat: ambil paket roaming juga oke.

6. Outfit:

- Perhatikan cuaca di sana, kalau lagi spring pas Sakura ga terlalu dingin 5-16 derajat. tapi berangin jadi pake mantel aja.

- Tas ransel dan kantong cadangan in case ada belanjaan biar ga ribet bawanya apalagi kita masih keliling jalan kaki.

7. Persiapan skincare:
saya menyarankan bawa Petroleum Jelly Vaseline *bukan promo*/ skincare lain fave kamu, soalnya di sana kering sekali dan berangin, rasanya wajah ini super kering. menurutku vaseline ini multifungsi buat kulit muka, bibir, kulit lengan. Pakai lipbalm crabtree evelyn ga mempan. Hikkks...

8. Oleh-oleh:
Salah satu yang penting sebagai orang Indonesia Sejati. *wkwkwk sarcas bgt*. Memang kebiasaan di negara kita sih, kalau pulang tagihnya oleh-oleh.
Menurut saya hal ini jangan membuat beban kalian, ingat harga barang di Jepang mahal-mahal, trus perhatikan kekuatan kalian, ntar gerek kopernya berat sekali lho. apalagi ke bandara naik kereta.
tapi ada tips cari oleh-oleh murah:

- Daiso 100 yen store: super rekomen deh, aku banyak beli makanan dan snack, kosmetik. barang-unik lainnya juga buannyyaaakk. aku cari yang ga ada di Daiso Indonesia. Aku kemarin mampirnya di Daiso Harajuku. langsung gelap mata banget.


chesnut - kesukaan papaku



- 3 Coins store: ini juga rekomen kalau cari barang yang lumayan bagus harganya serba 300 yen. Ada tas, slipper, hiasan hiasan, topi, kaos kaki

- Donqijuote/ drugstore2 tax free lainnya: Jepang terkenal sama obat-obatan. aku beli Koyo Hisamitsu /Salonpas, Oreo green tea, lipstik, skincare buat oleh-oleh.
Buat mama & tante2 aku beli obat tetes mata.
Store ini sangat rame dan 24 jam, jadi dijadwalkan aja malem2, biar ga buru2.
aku beli gara-gara kaki sakit banget kebanyakan jalan, sisanya buat mamaku

Ini juga super enak buat kaki yang capek/pegel -  ternyata yang warnanya biru : adem, kalau bungkus merah : panas
(pokoknya kaga bisa baca)



Obat tetes mata segambreng buat oleh-oleh
Harga sekitar 210 yen

- Pasar di deket kuil-kuil/ castle: banyak jajanan mochi, biskuit, souvenir, sumpit, magnet kulkas, kaos, boneka, dorayaki, dll


Keliatannya enak-enak banget duh kalo kalap, mikir ya, packingnya gede-gede.
Takut ga cukup kopernya

9. Bawa duit berapa yah
Ini paling sering dikuatirkan traveler. Kemarin saya bawa duitnya dengan asumsi per hari makan 300.000 rupiah trus naik kereta dll Rp 200.000 + shopping dll = yah total per hari Rp. 1.000.000
Berhubung aku d sana 10 hari x rp 1.000.000
= rp.10.000.000 aku tukarkan ke yen dapet sekitar 83.000yen

Cukup?
Saya cukup itu udah pake belanja- belanja baju, oleh-oleh, makan. Asumsi hotel, tiket masuk disney, universal, sewa wifi uda bayar di Indonesia
Aku ada belanja kosmetik buat diriku, kosmetik titipan, gundam titipan itu yang terpaksa pakai credit card. Soalnya yang titip kaga bawain duit.

10. Visa Jepang
Ada free visa untuk pemegang e-passport Indonesia.
Aku pas beli tiket tu keadaan passport expired. Karena ada plan ke Jepang, aku ya sekalian urus e-passport.
Trus untuk ngurus visa harusnya beneran free. Tapi aku putusan lewat travel agent bayar rp.100.000 aja.
Trus ga ribet diminta rekening koran dll, udah beneran cuma passport + kita isi form dari kedutaan aja.
3 hari kelar ( tapi saya sarankan jangan mepet ya ngurusnya, kebetulan aku beruntung 3 hari. Ada yang bilang seminggu ngurus visanya)
Dapet visanya yang multiply entry.
Jadi kalau mau balik lagi bisa taun depan *ehhh...*

Demikian  tips dari saya, semoga membantu yah...
untuk detail nanti saya buat posting terpisah.
moga-moga membantu ya.

Kalau ada request tulisan detail tentang apa boleh komen dibawah ya...


XOXO,


Heidy

Jumat, 15 Agustus 2014

My Acne story - Skincare routine

Hai All aku mau share my skincare yang aku pake sekarang...
Kulitku bukan super perfect... tapi getting much much much better now...
tapi bagi orang yang kenal aku pasti ingat perbedaan kulitku sekarang dengan dulu (4-5 tahun yang lalu)

Awalnya aku jerawatan parah  (Kulitku sensitif) dan skincare yang aku pake setampak tidak cocok, namun aku tidak sadar...
Sampe ada suatu titik temen deketku dari SMA bilang... wajah itu aset, harus diperlihara...
Wajah itu kaya canvas, kita kalau mau melukis, canvasnya ga mulus, ga mungkin hasil makeup bisa mulus...
That's a point... aku harus bikin gebrakan...

Mulailah merawat wajah.....

Pengobatan Jerawat pertama:
Tahun 2011, aku pernah pake 1 set rangkaian Shiseido pureness
1. Shiseido Pureness - facewash
2. Antishine
3. Moisturizer
4. spot target gel


Next,
- 2 minggu.... jerawatnya bisa kering, dan sembuh yay... tapi masih ada yang tumbuh lagi....
- 1 bulan pertama.... Haduh fleknya ga hilang-hilang ya.... hikssss....
-  3 bulan kemudian... fleknya kok masih ada.... (*huaahhh sebel*)
- 4 bulan kemudian... tiba2 ada yang kasi pujian... ih wajahmu kok lebih bersih ya, lbh putih...
- 5 bulan kemudian... fleknya masih ga bisa hilang....
- 6 bulan kemudian... tiba2 merasa terlalu kering dengan seri Shiseido ini... dan mulai beralih...

Tapi tahap penyembuhan ini menurutku uda bersih dari jerawat yang bandel...
tinggal fleknya...

selanjutnya aku coba-coba ganti merek yang lebih moist milik Shiseido... (The Skincare series)
Tapi eng ingg enggg... engga cocok...

akhirnya sambil habisin Shiseido purenessnya aku mulai pelan2 ganti
Skincare lain
-------------------------------------

2012 - Hada Labo Shiryojun Milk, Lotion, Shiseido pureness facewash, Suncare Shiseido
2013 - Hada Labo Gokujun Milk, Lotion, Skinaqua sunblock, The faceshop herbday peach facewash
(dihilangkan produk yang mahal-mahal bingit nya...)

2014
Skincare Routine ku saat ini:

Maap gambarnya comot di webnya masing-masing... thanks...

Day:
1. The Faceshop Herbday 365 Peach Face wash / Hada Labo Face wash
2. Toner - Hada Labo Gokujyun Lotion
3. Secret Key - Starting Treatment Essence
4. Moisturizer - Hada labo Gokujyun Milk
5. Skin aqua Spf 50

Night:
1. Bioderma - makeup remover
2. The Faceshop Herbday 365 Peach Face wash / Hada Labo Face wash
3. Neutrogena daily scrub
4. Toner - Hada Labo Gokujyun Lotion
5. Secret Key - Multicell night repair
6. Night Cream - Hada Labo Gokujyun night cream

Mask (kalau sempat):
dulu - Mustika Ratu Masker bengkoang ( 3x per minggu)
sekarang - Aztec Mask 1 x minggu

Obat Jerawat: Balsem tiger balm  dikitttttt aja ke spot jerawat
(rada extreme... tapi manjur untuk aku...kalo ga percaya, sesekali coba aja)

Perawatan dokter:
6 bulan sekali facial + chemical peeling...
(Dulunya tiap bulan harus facial (2011-2012) dan ga pernah bisa peeling krn masih jerawatan)
Sekarang males facial treatment gara-gara dokternya rame terus, appointment susah.. tp kulit ku fine fine saja.

---------
Foto before (2011)

My Face soooooo... disaster at that time

After:

Daily makeup - @ office
Just add cc ream and Skin food buckwheat powder

No Makeup - waktu lg jajan bakso ke warung
Masi belum perfect sih...
tapi jauh lebih baik dari sebelumnya...


Ada Tips untuk membasmi jerawat:
1. Bersabarlah - jangang cr jalan instant
2. Trial and Error produk - fase ini adalah fase paling sulit.
3. Coba produk dari Jepang atau Korea atau Thailand.... karena kita kulit asia berbeda dengan kulit org barat....
4. Purging itu normal - 1-2 mingguan jadi tetap telaten...
5. Jangan pencet Jerawat atau komedo dengan tangan kotor...
6. Jangan telat keramas- rambut yang kotor nyebabkan jerawat tumbuh
7. Olah raga rutin - menstabilkan metabolisme, gula darah, dll...
8. Air putih buaaanyaakk - untuk mendetoks racun dalam tubuh
9. Sebisa mungkin hindari obat racikan dokter - karena kebanyakan ketergantungan...
(Saat ini saya tidak mau pakai produk kecantikan racikan dokter , karena mengingat aku kerja sering keluar negri sehingga aku lbh baik cari yang mudah didapat)


Terima kasih uda mau baca Acne Story ku...
Moga-moga bisa jadi inspirasi buat kalian yang stress karena jerawat..
Have a nice day

Heidy XOXO

Minggu, 27 Juli 2014

(Review) St. Ives Apricot Scrub

Hai my lovely readers...
Kali ini aku mau kasi review my super new favorite scrub in the world...


Sebenernya produk ini sudah lama aku kenal, bahkan sejak aku masih SMP sepertinya. tahun 2000 awal
Dulu mamaku sempat mengenalkan aku sama scrub ini, karena kulitku kusam gara2 keseringan main voli dan basket waktu SMP.
Waktu itu aku nemuin nih produk di Supermarket Papaya-Surabaya.
tapi seiring berjalannya waktu produk ini menghilang dari pasaran (terutama pasaran Indonesia)
Entah kenapa sampe menghilang....

12 taun kemudiann.... aku sempet baca review blogger2 luar ttg produk ini, jadi inget produk ini, aku coba cari onlineshop kali  aja ada yang bisa PO St.Ives scrub ini. Dan tidak ketemu...
sempet cari di Papaya - Surabaya (Margorejo dan Darmo permai) juga sudah tidak ada.
dan kuputuskan berhenti mencari.

Tahun 2014 waktu lewat guardian, tiba2 aku seperti lihat St. Ives kemasan tube... trus aku deketin... ehhh ternyata St.Ives Scrub uda officially masuk Guardian Indonesia, dan resmi masuk pasaran Indonesia.
Finally...

Harga: aku lupa persisnya tp sekitar Rp 120.000,-./tube 170 gr

Feelnya sama kok seperti aku pakai waktu SMP dulu, packagingnya juga ga terlalu beda dengan jaman dulu.
Aku suka tekstur scrub ini bener2 kasar dan creamnya juga cenderung kering jadi menurutku enak banget untuk exfoliate dan menghaluskan permukaan kulit yang kasar.

ini penampakan teksturnya

Diusap sedikit aja udah kerasa butiran kasarnya, katanya dari biji apricot
Cara penggunaan:
- Cukup sedikit saja, ratakan ke seluruh muka
- Lalu tunggu bentar sekitar 1 menit agar agak kering
- Baru gosok2 deh ke seluruh muka.... lakukan gerakan memutar2... dan jangan terlalu kenceng kalau gosok ( 1-2 menit)
- bilas dengan air
and then 
- Cuci muka lagi dengan facewash regularmu (optional) --> karena aku agak sensitif dengan cleansing berbentuk cream jadi aku cuci lagi pakai Hada labo facewash ku...

setelah itu: kulit ini berasa halussss banget, berasa bersih banget...
tapi setelah ritual diatas... harus secepatnya pakai toner + moisturizer supaya ga berasa kering.




(+)
- Teksturnya kasar sehingga nampol banget untuk exfoliate
- Untuk kulit sensitifku, scrub ini ga bikin purging atau breakout
- Bikin kulit lembut banget
- Memudarkan flek bekas jerawatku (meskipun ga instan)
- Mencegah komedo dan jerawat yg disebabkan penyumbatan pori2

(-)
- hati-hati untuk yang lagi berjerawat atau kulitnya sensitif takutnya tambha jerawatan.

overall:
St.ives menurutku the best scrub I ever know

Thanks readers uda mampir di blog ku
moga-moga reviewku bermanfaat...


Love,

Heidy


Sabtu, 26 Juli 2014

(Review) Satsuma Shower Gel from The Body Shop




Hai miss you all...
kangen uda lama tidak ngeblog karena sibuk kerjaan.

Kali ini aku pengen review sesuatu yang aku dapet (lagi) dari Yukcoba.in
hehehe... sebenernya aku fans banget untuk trial2... thanks yukcoba.in

Satsuma Shower Gel from The Body Shop adalah varian  baru dari The Body shop
ini adalah penampakannya....



Warnanya Oranye kuning gitu.... dan wanginya enak juga, bau jeruk banget...
kebetulan aku penggemar aroma buah-buahan untuk parfum atau lainnya karena kesannya seger banget.
Aku suka produk ini karena baunya tentunya....


Packagingnya seperti The body shop shower gel biasanya, pakai botol pastik dan flip cap diatasnya...
ga terlalu unik, tapi menurutku sudah cukup.

Ini packaging nya bervariasi, tapi kebetulan saya dapetnya yang 250 ml

Petunjuk pemakaian

Price : Rp 109.000,-.
Harga yang tercantum Rp 109.000
menurutku cukup pricey untuk shower gel 250 ml

Tekstur seperti shower gel pada umumnya, sedikit kental tidak terlalu encer


Hasil busanya bila pakai shower puff
Setelah mandi....
- Kulit bisa berasa moist banget, karena ada kandungan moisturizernya.
- Busa yang dihasilkan tidak terlalu melimpah, tapi menurutku itu bagus karena berarti jauh lbh sedikit bahan kimianya dibanding dg yg berbusa melimpah.
- Bau jeruk langsung mengharumkan seisi kamar mandi, tapi tidak terlalu strong yang bikin pusing, justru enak banget.
- wangi jeruknya nempel banget di kulit tapi cuma beberapa saat saja.

(+)
- Wanginya super enak menurutku
- Moist banget
- Tidak timbul alergi kulit (maklum kulit badan juga sensitif)

(-)
- Lumayan pricey untuk repurchase
- Wangi cuma tahan sekitar 1-2 jam saja (menurutku)

Repurchase: Mungkin bakal pilih-pilih varian lain dulu untuk repurchase

Overall:
aku suka Satsuma karena baunya jeruk bangeett, dan lembut sekali di kulit.


Thanks Yukcoba.in untuk membiarkan aku me-review produk ini.
Bagi yang pengen mereview produk-produk juga seperti aku, bisa coba juga...

NB: meskipun produk ini adalah gift, namun review yang aku tulis adalah apa adanya....

love,

Heidy K.